Kita terlihat baik di hadapan manusia, bukan karena kita baik melainkan karena Allah swt menutup aib kita. Kalo aib kita dibuka maka tampaklah semua keburukan kita. Lalu apa bedanya kita dengan mereka. Maka tidak sepantasnya kita sebagai seorang hamba Allah membuka aib saudara kita sendiri sedangkan Allah saja menutup aib kita. Allah swt sangat sayang sama kita Arrahiim (Maha Penyayang).
Dipuji membuat orang jadi lupa diri dan berakhir pada kesombongan. Maka pada saat kita dipuji kita mengucap subhanallah (segala puji hanya milik Allah). Orang bisa jadi sombong karena bertambahnya ilmu ataupun bertambahnya harta. Merasa diri lebih pintar dari orang lain akan berdampak sombong. Ataupun merasa diri ini paling kaya maka akan berdampak sombong juga. Padahal diatas langit ada langit.
Direndahkan tidak mungkin menjadi sampah. Disanjung tidak mungkin menjadi rembulan.
Blog pribadi. Blog ini adalah salah satu jalan saya dalam berkarya di dunia digital. Jika kalian ingin menghubungi saya, bisa kirim email ke : miftakhuljanah15596@gmail.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Teh tubruk khas Slawi tegal
Aku Kau Yang tak menjadi Kita
Aku, kau, yang tak menjadi kita. Aku, pernah merapalkan namamu dalam setiap puja. Pernah melangitkan namamu dalam untaian doa...
-
Sumber : Facebook. Kisah suami yang suka nonton film porno #tanyasoa #curhatsoa Hai... Aku seorang isteri, mungkin aku kurang bersyukur ya ...
-
Sinopsis Buku Tanah Para Bandit Penulis : Darwis Tere Liye Sumber : Facebook Tere Liye SINOPSIS: Di sini, para penjahat dibesarkan sejak bua...
-
Punya teman yang datang ke kita ketika dia sedang butuh sesuatu sama kita. Ketika tidak ada maunya, dia ngga ada kabar. Sekali di pinjemin d...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar