Senin, 09 Februari 2026

Jadilah Orang Baik Tanpa Pencitraan



Sumber : Facebook 




Ada masa ketika seseorang terlalu sibuk menjelaskan dirinya sendiri. Setiap langkah harus diterangkan, setiap sikap harus dibela, seolah nilai diri bergantung pada pengakuan orang lain. Padahal semakin sering seseorang membenarkan diri, semakin terlihat kegelisahannya. Bukan karena ia salah, tapi karena ia menaruh harga dirinya di luar, pada tepuk tangan yang tidak pernah benar-benar kenyang.

KH. Maimoen Zubair mengingatkan dengan sederhana: kebenaran yang lahir dari hati tidak membutuhkan banyak suara. Perilaku yang jujur akan menemukan jalannya sendiri. Orang mungkin tidak langsung memuji, bahkan bisa salah paham. Tapi waktu punya caranya sendiri untuk memilah mana yang tulus dan mana yang sekadar pencitraan. Dalam keheningan sikap yang konsisten, wibawa justru tumbuh pelan-pelan.

Diam di sini bukan berarti pasrah atau lemah. Diam adalah pilihan orang yang tidak lagi tergesa ingin terlihat benar. Ia berjalan, bekerja, dan bersikap apa adanya. Ketika perbuatan selaras dengan hati, penjelasan menjadi tidak penting. Dan pada titik itu, hormat datang bukan karena diminta, tapi karena memang pantas diberikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Teh tubruk khas Slawi tegal

Kerja di Pabrik

Sumber : Elola Layla Buat yang sedang berjuang cari kerja di pabrik, mungkin kamu pernah merasakan ini… Masuk kerja di pabrik itu tidak semu...