Sumber : Facebook
Nama akun: Benuasabda.
Kejujuran sering kali datang dengan harga yang tidak murah: kesepian. Dalam dunia yang gemar pada basa-basi dan kepalsuan yang saling menguntungkan, bersikap jujur terasa seperti menolak aturan tak tertulis. Tidak semua orang siap menerima kebenaran apa adanya, apalagi jika kebenaran itu mengganggu kenyamanan atau citra diri. Maka wajar jika kejujuran justru menyusutkan lingkar pertemanan, menyisakan ruang yang lebih sunyi.
Namun di ruang yang menyempit itulah kualitas mulai menggantikan kuantitas. Teman yang bertahan bukan mereka yang membutuhkan topeng, melainkan mereka yang menghargai keutuhan diri. Kejujuran menjadi semacam penyaring alami, memisahkan relasi yang dibangun atas kepentingan dari hubungan yang tumbuh dari saling percaya. Pertemanan semacam ini mungkin tidak ramai, tetapi lebih kokoh karena tidak bergantung pada kepura-puraan.
Pada akhirnya, memiliki sedikit teman yang tepat jauh lebih menenangkan daripada dikelilingi banyak orang yang tidak benar-benar mengenal kita. Kejujuran memberi ruang bagi hubungan yang dewasa, di mana perbedaan bisa dibicarakan tanpa takut ditinggalkan. Ia tidak menjanjikan popularitas, tetapi menawarkan sesuatu yang lebih langka: rasa aman untuk menjadi diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar